Showing posts with label menggambar. Show all posts
Showing posts with label menggambar. Show all posts

Wednesday, 17 August 2016


"Selamat hari kemerdekaan, Indonesia-ku."
"Makasih, Git."
"Sama-sama. Makasih ya udah baik banget sama aku selama ini. Bagaimana aku bisa balas kebaikanmu?"
"....." (senyum)

Kata anak-anak awan kepada gedung-gedung tinggi, mereka nampak lebih cantik hari ini. Ada yang dapat dikibaskan dari kepala mereka yang biasanya kosong saja. Kalau ada matahari, mungkin kaca-kaca gedung akan merona malu. Aku tertarik mengabadikan mereka. 

Saturday, 26 December 2015



Lirik: Is 

Ada yang tak sempat tergambarkan oleh kata
Ketika kita berdua
Hanya aku yang bisa bertanya
Mungkinkah kau tahu jawabnya

Malam jadi saksinya
Kita berdua di antara kata
Yang tak terucap
Berharap waktu membawa keberanian
Untuk datang membawa jawaban

Mungkinkah kita ada kesempatan
Ucapkan janji 
takkan berpisah selamanya


Wednesday, 7 January 2015



Kehadiranmu di dunia akan selalu ditemani dua cinta. Satu yang berdiri di depanmu, dialah yang kau cinta. Bulan. Satu yang berdiri di belakangmu, dialah yang cinta kau. Matahari 

Matahari juga ingin jadi Bulan, tapi ia tahu sejauh mana harus berkhayal. 
"Mana mungkin aku? Yang tak pernah berkata puitis//mana mungkin aku, yang tak pernah berpendar cantik dalam gelap//mana mungkin aku, yang tak pernah kau kirimi arti rindu."


Hanya kau yang tahu siapa Bulan
Tapi aku lebih tahu tentang Matahari
Karena bertahun-tahun kau memunggungiku, bagaimana bisa aku tak tahu?

Saturday, 13 September 2014



Akhirnya aku cuma bisa berbagi rindu dengan garis dan titik

Friday, 1 February 2013

You are The Lucky number One, Two, and Three


Libur semester ini aku banyak menghabiskan waktu di kamar dengan nonton film dan memata-matai blog orang. Pokoknya pacaran sama laptop banget.
Karena kata anak gaul liburan panjang di rumah aja itu nggak banget, jadi kesimpulannya adalah: aku-anak-cupu.

Salah satu film yang aku lihat adalah filmnya Lindsay Lohan judulnya Just My Luck. Sekarang udah aku hapus film itu, aku takut nanti ada teman yang buka-buka laptopku terus lihat film itu jadi sange gimana gitu habisnya badannya Lindsay kan semlohe banget meskipun itu bukan film macem-macem.

Just My Luck berkisah tentang perempuan namanya siapa gitu yaudah sebut aja Lindsay, yang selalu beruntung (keliatan yak dari judulnya-,-?). Pokoknya hidup dia ini gampang banget ngapa-ngapainnya. Bagus sih filmnya, tapi kalau lihat awalnya aja pasti akhir ceritanya bisa nebak, fufufu

Bagi Lindsay mungkin hidup yang segitu gampangnya sudah berasa beruntung banget. Bisa pamer apa gitu-gara keberuntungan yang dia punya. Tapi aku masih punya versi sendiri tentang orang beruntung itu yang gimana.
Buatku orang beruntung nomer satu itu adalah orang yang bisa menggambar. HA! Kenapa? Karena menggambar itu keren, proses maupun hasilnya.

Kok biso begitu, Gen? 

Karena orang yang bisa menggambar itu cuma menyatukan garis-garis SROT SRET SRET gitu dipadukan titik dan lain-lain syalala (kadang diwarna kalau emang ada pewarna), tapi hasilnya bisa kelihatan hidup dan 'gambar banget'. Selain itu, mereka bisa melakukan itu dimanapun dan kapanpun. Saat bosan dengerin guru atau dosen, tiba-tiba kertas di depan dia sudah penuh gambar. Saat nganggur nunggu kereta datang, mereka mencari kertas kosong dan pensil atau bolpen atau apa aja deh, lalu mulai nggambar. Sudah pasti punya kegiatan pas bosan dan nganggur itu menyenangkan loh. Kadang meskipun tidak diketemukan pensil atau bolpen atau apa aja deh, mereka dengan otak sekreatif itu bisa menggambar dengan alat lain. Darah misalnya.
Selain di atas kertas bisa di tembok juga loh menggambar, buktinya kayak di pinggir-pinggir jalan, kita bisa lihat mural-mural atau bahasa geolnya gravity.






Menggambar juga merupakan salah satu HOBI JADI UANG. Komikus-komikus, hobi nggambar bikin komik dapat duit. Ilustrator, hobi nggambar bikin ilustrasi dapat duit. Mereka cuma perlu mengembangkan sedikiiiit aja kemampuan dan imajinasi untuk bisa menghasilkan uang, nggak susah-susah. Hebat yaaa iiih sirik dweeeh mau dweeeeh TEPUK TANGAN DOOONG TAPIIII!

Contoh tukang2 gambar paling hebat:
PRESYDEN QDJY
SANDITIO BAYU ESTOPUTRO
ICAN!

Banyak orang yang lupa kalau menggambar, musik, dan hal-hal menyenangkan lainnya bisa kita lakukan supaya otak kanan dan kiri jadi seimbang....... Nah! Nah! Itu dia! Menggambar termasuk! Otak kiri dan kanan harus seimbang supaya kita kalau jalan nggak miring-miring kayak iklan Mijon. Hihihi.


Orang beruntung kedua adalah orang yang bisa masak atau lebih tepatnya meskipun nggak bisa masak dia mau belajar masak. Khusus ceue-ceue yang calon ibu, kalau kalian termasuk orang kayak gini berarti kalian adalah calon ibu teladan di seluruh Tata Surya. Bagimana nggak gitu, karena masak adalah hal yang bisa membuat: 1) Suami betah di rumah. 2) Anak jadi sehat karena jajanan di rumah sudah tersedia banyak. 3) Karena poin 1 dan 2 terlaksana, kita bakal punya keluarga bahagia sejahtera 4SEHAT 5SEMPURNA WUUU AYO BILANG WOW!

emang power ranger aja yang bisa berubah, kangkung juga bisa kale!

Tapi sayangnya nggak semua ceue-ceue sadar akan hal ini. Masih banyak dari mereka yang berpikiran untuk memendam kesaktian mereka dalam hal memasak dan mencoba untuk mementingkan egonya sendiri untuk menjadi ibu-ibu pekerja. I told you in my previous post.


Bukan tergolong keduanya? Mungkin dikau termasuk yang ketiga: orang yang bangga menjadi dirinya sendiri.

agy pup koq malah vutu2 si kakagh
Eh tapi bisa kan bedain bangga sama diri sendiri sama narsis? Yang di atas itu jangan ditiru

Orang yang bangga menjadi diri sendiri juga sulit banget dicari, karena ya namanya juga manusya gitu kan ada aja ngeluhnya. Yang ngerasa kurang cantiklah, tangan kegedean, pipi kegendutan, rambut kurang berkilau, gigi maju mundur. Padahal kadang kekurangan itu diciptakan buat menjadi kelebihan loh.

KOK BISA SIH, GEN?

Ya jadi misal nih kamu adalah manusya yang punya paha paling gede se-Endonesa itu sih aku, atau hidung paling miring se-Endonesa. Memang itu adalah kekurangan, karena kita beda. Tapi kita jadi dikenal gampang diingat orang kan karena kita berbeda, ya itu bisa jadi nilai lebih kita;

"EH TADI SIAPA TUH YANG NILAINYA TERTINGGI SEKELAS?"
"LUPA NAMA, POKOKNYA YANG PAHANYA GEDE BANGET TUH."
"IYA POKONYA YANG PAHANYA GEDE ITU, KAYAKNYA OTAKNYA DITARUH PAHA DEH."

Mengingat satu orang biasa diantara ribuan banyak orang yang kita kenal itu sulit loh sebetulnya, makanya kalau punya sesuatu yang berbeda tuh udah bangga aja. Itu jadi tanda pengenal kita.

Dulu pas masih SD (sampe sekarang juga sih kadang, hohoho) aku juga sering berpikiran jadi orang lain. Tapi saat berpikir begitu aku juga berpikir; kalau doa ini dikabulkan emang aku siap jadi DIA?
Misal nih, aku surem banget punya perut yang berlipet-lipet gini. Lihat ada temen lewat eh perutnya datar banget deh kayak TV LED.

"Hem Sompret emang perfect. Andai aja aku itu dia....udah cantik, perut datar, otak sip, mata indah bersinar wawaw, nggak doyan makan nasi, hem...."
"Tapi dia kan mulutnya bau deh, trus dia nggak punya tas unyu kayak aku, udah gitu sepatu pasaran semua, gigi dia jerawatan, males banget juga yak...."

atau pas SD ini:

"Si Sompret hari ini kuncirnya lucu banget, pengen deh jadi dia. Tiap pulang sekolah jajan ke McD.. Udah gitu tiap minggu penghapusnya baru ucul-ucul semua. Hem.."
"Tapi kalau aku jadi dia, aku gak bakal punya penggaris gambar jerapah ini dong ya. Terus aku gak bakal dikasih sangu indomie lagi tiap hari. Hem susah juga ya jadi dia.....


Ujung-ujungnya sama aja kan sebetulnya, jadi orang lain pun harus siap dengan kekurangan yang lain? 
Jadi diciptakan dengan kondisi apapun, mari kita bangga jadi diri sendiri.

==============================================================
==============================================================
pesan:
be proud of yours and
DON'T BE SOMETHING THAT YOU'RE NOT!
==============================================================
==============================================================


gambar kakak beol impor dari: